KU TAHU
Kabut
menyelimuti matahari
yang ada mendung pagi ini
seraya mewakili perasaan hati
yang telah habis terlukai
Gelap masih menyelimuti
sampai matahari tak berani
untuk sekedar menampakkan diri
kepada para pemuja Ilahi
Meski Malas ku menapaki
namun tetap ku jajaki
hari hariku di bumi ini
walau harus korbankan diri
Rasanya hidup selama ini
bagai manusia tak ada arti
semua tak peduli
yang ada menyiksa diri
Hidup yang ku alami
bagai langit tanpa bumi
rasanya hanya diri sendiri
yang merasa tak berarti
Hidup di dunia ini
tak banyak ku pahami
bahkan yang ku alami
sulit untuk ku mengerti
Mungkin hidup di alam ini
seperti sumbu tanpa api
tak akan berguna diri
sebelum ada yang mendapati
sebuah pertolongan diri
ku tahu hidup ini akan ku akhiri
walau tak tahu kapan tiba hal ini
akan terus ku jalani
meski raga tak sanggup lagi
menahan semua derita diri
Sampai waktu yang di tentui
oleh Zat Sang Ilahi
sampai di situlah jasad ini
menemani ruh seorang diri
Meski semua ku ketahui
mengapa ku masih berani
menyalakan sebuah api
untuk sekedar menyiksa diri
Meski semua ku pahami
mengapa ku melakukan ini
semua itu tak berarti
walau memang menyenangkan diri
kapan aku berhenti
walau sudah ku usahai
tetapi sulit ku lakui
meski ku sangat membenci
semua perbuatan ini
Bagaimana mengetahui
untuk sekedar menanggulangi
semua kelakuanku ini
yang telah membuat diri
merasa tak punya arti
Ku tau aku ini
seorang yang tak tahu diri
yang tak bisa mensyukuri
semua Nikmat Ilahi
Bagaimana aku nanti
di hari yang di tentui
untuk mempertanggung jawabkan hal ini
setelah aku mati
Tak ingin ku di kuburi
sebelum semua ini
dapat aku atasi
untuk sekedar berhenti
melakukan hal nista ini
Aku takut malam ini
ruh ku tak akan kembali
setelah aku bermimpi
sebelum aku mendapati
sebuah pertaubatan diri
Yang lebih ku takuti
ketika ku lakukan ini
nafas ku telah terakhiri
dan tak akan terhirup lagi
Ya Allah, Ya Ilahi
hamba menyesal melakukan ini
tak akan hamba ulangi
jeleknya moral hamba ini
Tak sepantasnya ku ulangi
yang telah ku ketahui
sebagai belenggu diri
yang terikat pada api
Ya Allah, Ya Rabbi
ampunkanlah dosaku ini
jangan sampai aku mati
membawa keburukan diri
Hamba telah terpengaruhi
sebuah ajakan nistai diri
menjauhkan langkah hati
mengikuti ajaran nabi
Hari akan terus berganti
apakah mungkin bisa ku tepati
sebuah janji pada Ilahi
rasanya berat ku lakui
namun akan tetap ku kerjai
Kini ku berserah diri
kepada sang pemilik bumi
untuk sekedar menjaga diri
terulangnya hal nista ini
Karena ku ketahui
sebuah tawakkal diri
adalah hal yang harus ku lakui
karena yang ku kehendaki
belum tentu ku dapati
Yang ku tau saat ini
Hanya Allah lah yang ku akui
menerima taubatku ini
sebelum akhirnya diri ini
dibawa tuk disholati
di akhir kehidupan ini
22-04 2012
Qois Dzulfaqqor Ibnu Marwih Ibnu Hajar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar